Kamis, 02 Januari 2014

rizalllll

rizalllll

Senin, 02 Desember 2013

Pembahasan Soal Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Contoh Soal
Tiga buah pesawat (A, B, dan C) mula-mula bergerak dengan kecepatan yang sama 20 m/s. Setelah 1 sekon pesawat A bergerak dengan kecepatan 30 m/s, pesawat B bergerak dengan kecepatan 50 m/s, dan pesawat C bergerak dengan kecepatan 40 m/s. Tentukanlah besar percepatan masing-masing pesawat!

Diketahui: v0 = 20 m/s,  vA = 30 m/s, vB = 50 m/s, vC = 40 m/s, dan t = 1 s
Ditanya: aA = .... ?, aB = .... ?, aC = .... ?













untuk sementara postingan kali ini saya mengutip dari sumber berikut:

Simulasi Membantu Ilmuwan Lebih Memahami Asal Usul Tata Surya Kita

Simulasi menambahkan pentingnya data gambar dan pengukuran yang diperoleh dari misi ruang angkasa: Berdasarkan sampel dari sebuah asteroid, astrofisikawan Universitas Bern, Martin Jutzi, menunjukkan bagaimana tabrakan asteroid itu dengan benda luar angkasa lainnya dapat direkonstruksi dan struktur internalnya bahkan dapat dideskripsikan. Model simulasi ini dengan demikian membantu dalam upaya memahami perkembangan sistem tata surya kita.
Empat setengah miliar tahun yang lalu, partikel debu dalam awan gas raksasa terkombinasi membentuk gumpalan yang kian membesar. Penggumpalan ini terus berakumulasi hingga bertumbuh menjadi planet. Namun di antara orbit planet Mars dan Jupiter, masih tetap tersisa ratusan ribu fragmen kecil lainnya. Fragmen-fragmen itu membentuk apa disebut sebagai sabuk asteroid dan nyaris tidak pernah mengubah komposisinya sejak saat itu. Dengan demikian, asteroid memendam informasi dalam jumlah yang tak terkira tentang asal-usul tata surya kita.
Dalam penelitian ini, perhatian khusus ditujukan pada sebuah asteroid bernama Vesta: Dengan ukurannya yang berdiameter sekitar 500 kilometer, Vesta menjadi salah satu dari tiga asteroid terbesar dan dianggap sebagai sebuah protoplanet. Selain itu, Vesta merupakan satu-satunya asteroid yang diketahui memiliki struktur mirip bumi - terdiri dari inti, mantel dan kerak.
Simulasi Komputer Merekonstruksi Tabrakan Antar Asteroid
Dengan menggunakan simulasi komputer tiga dimensi, Martin Jutzi dari Center for Space and Habitability (CSH) di Universitas Bern, kini secara detail merekonstruksi bagaimana Vesta mengalami dua kali tabrakan dengan asteroid lain pada lebih dari satu miliar tahun yang lalu. Model komputer menunjukkan bahwa kedua tabrakan tersebut menghasilkan bentuk elips pada protoplanet dan meninggalkan goretan pada struktur permukaannya.
Simulasi komputer juga untuk pertama kalinya menghadirkan kesimpulan terperinci tentang komposisi dan sifat-sifat interior Vesta, yang membantu kita untuk lebih memahami evolusi tata surya.
Selain itu, pembentukan planet sangat tergantung pada tabrakan antar benda-benda angkasa. “Metode kami pada khususnya memfasilitasi analisis informatif terhadap data gambar dan pengukuran dari misi ruang angkasa,” jelas Martin Jutzi.
Penelitian yang dikerjakan bersama dengan para peneliti dari EPFL, Perancis dan Amerika Serikat ini, melengkapi sampul Nature edisi 14 Februari.

Model Mengungkap Rahasia Tersembunyi

Sebelumnya, pengamatan dengan Teleskop Ruang Angkasa Hubble menyodorkan bukti awal adanya kawah raksasa di kutub selatan Vesta. Kemudian, di tahun 2007, satelit “Dawn” milik NASA memulai perjalanan ruang angkasanya ke dalam masa lalu tata surya. Dimulai pada musim panas tahun 2011, satelit itu mengorbit di seputar Vesta selama setahun. Gambar dalam kisaran yang bisa terlihat bersama data pengukuran lainnya menyediakan informasi tentang topografi asteroid dan komposisi mineral yang terlihat pada permukaannya. Hasilnya kemudian menjadi jelas bahwa kawah pada kutub selatan Vesta yang sebelumnya tertangkap oleh Hubble ternyata berupa dua cekungan yang sebagian saling tumpang tindih.
Berdasarkan informasi ini, simulasi komputer dari tim Jutzi menunjukkan secara persis bagaimana dua tabrakan secara berturut-turut menyebabkan terbentuknya cekungan tumpang tindih tersebut, yang merentang hampir di seluruh belahan selatan Vesta. Model simulasi menunjukkan ukurannya (diameter 66 dan 64 kilometer), kecepatan (5,4 kilometer per detik) serta sudut tumbukan pada dua objek yang bertabrakan dengan Vesta. Hal ini banyak mengungkap tentang sifat objek-objek yang berada di dekat protoplanet tersebut pada satu miliar tahun yang lalu.
Gambar-gambar akhir yang dihadirkan dalam simulasi sangat mirip dengan bentuk dan topografi belahan bagian selatan Vesta sebagaimana yang sebelumnya teramati oleh misi Dawn. Model ini bahkan secara akurat mereproduksi struktur berbentuk spiral di bagian dalam kawah termuda yang terlihat pada gambar dari misi Dawn.
“Ini menunjukkan betapa handalnya metode kami,” ujar Jutzi dengan gembira. Para peneliti berasumsi bahwa model ini juga menyediakan informasi tentang fitur-fitur Vesta yang sebelumnya tersembunyi. Misalnya, simulasi komputer mengungkapkan bahwa material yang tersingkap akibat dua tumbukan tersebut berasal dari kedalaman hingga 100 kilometer. “Berdasarkan pada jenis dan distribusi material ini, kami mampu merekonstruksi secara tepat berbagai lapisan di bagian dalam Vesta,” jelas Philippe Gillet, direktur Earth and Planetary Science Laboratory, EPFL.
“Fakta bahwa kita kini dapat melihat ke bagian dalam protoplanet menciptakan perspektif yang sama sekali baru dalam penelitian tentang sejarah tata surya kita,” kata Jutzi.


Kredit: Universitas Bern
Jurnal: M. Jutzi, E. Asphaug, P. Gillet, J.-A. Barrat, W. Benz. The structure of the asteroid 4 Vesta as revealed by models of planet-scale collisions. Nature, 2013; 494 (7436): 207 DOI: 10.1038/nature11892 

Sabtu, 30 November 2013

Sir Isaac Newton

 
Sir Isaac Newton, (4 Januari 1643 - 31 Maret 1727) merupakan seorang fisikawan, matematikawan, ahli astronomi dan juga ahli kimia yang berasal dari Inggris. Beliau merupakan pengikut aliran heliosentris dan ilmuwan yang sangat berpengaruh sepanjang sejarah, bahkan dikatakan sebagai bapak ilmu fisika modern.

Dengan berbagai hasil karya ilmiah yang dicapainya, Newton menulis sebuah buku the Philosophiae Naturalis Principia Mathematica, dimana pada buku tersebut dideskripsikan mengenai teori gravitasi secara umum, berdasarkan hukum gerak yang ditemukannya, dimana benda akan tertarik ke bawah karena gaya gravitasi. Bekerja sama dengan Gottfried Leibniz, Newton mengembangkan teori calculus. Newton merupakan orang pertama yang menjelaskan tentang teori gerak dan berperan penting dalam merumuskan gerakan melingkar dari hukum Kepler, dimana Newton memperluas hukum tersebut dengan beranggapan bahwa suatu orbit gerakan melingkar tidak harus selalu berbentuk lingkaran sempurna (seperti elipse, hiperbola dan parabola).

Newton menemukan spektrum warna ketika melakukan percobaan dengan melewati sinar putih pada sebuah prisma, dia juga percaya bahwa sinar merupakan kumpulan dari partikel-partikel. Newton juga mengembangkan hukum tentang pendinginan yang di dapatkan dari teori binomial, dan menemukan sebuah prinsip momentum dan angular momentum.

Masa-masa Awal

Newton dilahirkan di Woolsthorpe-by-Colsterworth, hamlet di county Lincolnshire lahir secara prematur, dimana saat itu bayi prematur tidak diharapkan kehadirannya di dunia. Ayahnya, Isaac, meninggal tiga bulan sebelum kelahiran Newton, dan dua tahun kemudian ibunya, Hannah Ayscough Newton, menikah dengan lelaki lain dan meninggalkan Newton dengan neneknya. Newton merupakan kanak-kanak pintar.

Berdasarkan pernyataan E.T. Bell (1937, Simon and Schuster) dan H. Eves: Newton memulai sekolah saat tinggal bersama neneknya di desa dan kemudian dikirimkan ke sekolah bahasa di daerah Grantham dimana dia akhirnya menjadi anak terpandai di sekolahnya. Saat bersekolah di Grantham dia tinggal di-kost milik apoteker lokal yang bernama William Clarke. Sebelum meneruskan kuliah di Universitas Cambridge pada usia 19, Newton sempat menjalin kasih dengan adik angkat William Clarke, Anne Storer. Saat Newton memfokuskan dirinya pada pelajaran, kisah cintanya dengan menjadi semakin tidak menentu dan akhirnya Storer menikahi orang lain. Banyak yang menegatakan bahwa dia, Newton, selalu mengenang kisah cintanya walaupun selanjutnya tidak pernah disebutkan Newton memiliki seorang kekasih dan bahkan pernah menikah.

Sejak usia 12 hingga 17 tahun, Newton mengenyam pendidikan di sekolah The Kings School yang terletak di Grantham (tanda tangannya masih terdapat di perpustakaan sekolah). Keluarganya mengeluarkan Newton dari sekolah dengan alasan agar dia menjadi petani saja, bagaimanapun Newton terlihat tidak menyukai pekerjaan barunya. Tapi pada akhirnya setelah meyakinkan keluarga dan ibunya dengan bantuan paman dan gurunya, Newton dapat menamatkan sekolah pada usia 18 tahun dengan nilai yang memuaskan.

Daftar karya Newton
  1. Method of Fluxions (1671)
  2. De Motu Corporum (1684)
  3. Philosophiae Naturalis Principia Mathematica (1687)
  4. Opticks (1704)
  5. Reports as Master of the Mint (1701-1725)
  6. Arithmetica Universalis (1707)
  7. An Historical Account of Two Notable Corruptions of Scripture(1754)

sumber : wikipedia

E mail kami:

> agies09@gmail.com

Jumat, 29 November 2013

Gerak Lurus Berubah Beraturan

 Definisi Gerak Lurus Beraturan (GLBB) dan Percepatan

Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) adalah:
 (1) gerak suatu benda dimana dalam selang waktu yang sama mengalami perubahan kecepatan (bisa bertambah atau berkurang) yang sama. 
(2) gerak suatu benda yang mengalami percepatan tetap

Percepatan menyatakan laju perubahan kecepatan, atau menyatakan perubahan kecepatan (v) per satuan waktu (t). Percepatan sebuah benda ditentukan dengan membandingkan perubahan kecepatan benda tersebut terhadap waktu yang dibutuhkan untuk melakukan perubahan kecepatan itu.














 Perbedaan Percepatan dan Perlambatan

A. Percepatan
Bila percepatan suatu benda searah dengan kecepatannya, maka kecepatan benda tersebut akan semakin besar, berarti gerak benda semakin cepat. Percepatan semacam ini disebut percepatan positif. lazim disebut percepatan.
B. Perlambatan
Bila percepatan suatu benda berlawanan arah dengan kecepatannya, berakibat kecepatan benda tersebut akan semakin kecil. Gerak benda semakin lambat. Percepatan semacam ini disebut percepatan negatif. Percepatan negatif lazim disebut perlambatan.
 
 4. Macam-macam Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
I. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) dipercepat, Contoh gerak benda yang jatuh bebas. Gerak jatuh bebas mengalami percepatan oleh gravitasi sehingga kecepatannya semakin besar.
II. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) diperlambat, Contoh  gerak benda yang kita lempar vertikal ke atas.  Gerak vertikal ke atas mengalami perlambatan oleh gravitasi, karena itu kecepatannya semakin kecil.
 
 Hasil ketikan ticker timer pada Percobaan GLBB
 
 
 
 
 
 
Grafik kecepatan terhadap waktu untuk:
 











Sumber:
Gambar dari Google Images
Teguh Sugiyarto, dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional
Anni Winarsih , dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Semarang: Departemen Pendidikan Nasional
Wasis, dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional


untuk sementara postingan kali ini saya mengutip dari sumber berikut:

 
Temukan Kami di -Facebook-